HARI KIAMAT
Pengertian hari kiamat
Hari kiamat
adalah saat berakhirnya kehidupan di dunia atas kehendak dan kekuasaan Allah
SWT pada saat itu,semua alam dan makhluk akan hancur lebur hanya Allah saja
yang hidup dan berkuasa.Kita mengenal kiamat ada dua,yaitu :Kiamat sugra (kecil
Kiamat kubra (besar)
Kiamat kubra (besar)
Kiamat sugra
adalah kiamat kecil.Artinya rusaknya atau musnahnya sebagian alam yang membawa
kemusnahan makhluk hidup.contoh kiamat sugra adalah gempa bumi,banjir,gunung
meletus,dan bencana alam lainnnya dan kematian seseorang.
Kiamat kubra ialah kiamat besar .Artinya terjadinya kehancuran seluruh alam serta kehidupan .Pada kiamat kubra tidak ada satu makhlukpun yang maampu bertahan hidup.
Hari kiamat di mulai dengan di tiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.Pada hari kiamat bumi bergoncang dengan sangat hebat,gunung-gunung berterbangan seperti kapas ,tertiup angin.Semua yang ada di bumi dan langit menjadi rusak binasa .Planet-planet di angkasa bertabrakan dan menimbulkan suara dahsyat.Manusia ,hewan dan semua makhluk akan mati.
Kiamat kubra ialah kiamat besar .Artinya terjadinya kehancuran seluruh alam serta kehidupan .Pada kiamat kubra tidak ada satu makhlukpun yang maampu bertahan hidup.
Hari kiamat di mulai dengan di tiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil atas perintah Allah.Pada hari kiamat bumi bergoncang dengan sangat hebat,gunung-gunung berterbangan seperti kapas ,tertiup angin.Semua yang ada di bumi dan langit menjadi rusak binasa .Planet-planet di angkasa bertabrakan dan menimbulkan suara dahsyat.Manusia ,hewan dan semua makhluk akan mati.
NAMA-NAMA
LAIN DARI HARI KIAMAT (AKHIR) ADALAH
1. Hari Kebangkitan Besar
(Yaumul Qiyamah)
Hari kiamat adalah hari
berakhirnya kehidupan dunia yang di tandai dengan hancurnya seluruh makhluk
yang telah di ciptakan Allah
2. Hari Pemisah (Yaumul Fashl)
Hari kiamat juga di sebut dengan
yaumul fashl ,yang artinya pemisah antara orang yang beriman dengan orang
kafir.Pada hari itu manusia di kelompokkan menurut keyakinan agamanya.
3. Hari Perhitungan (Yaumul
hisab)
Yaumul Hisan adalah nama lain
hari kiamat yang berarti hari perhitungan seluruh amal perbuatan manusia.Pada
hari itu ,amal manusia di hitung dengan cermat dan cepat serta di berikan
balasan yang setimpal.
4. Hari Pertemuan (Yaumul
Thalaq)
Yaumul thalaq yaitu hari
pertemuan manusia dengan sesamanya
5. Hari berkumpul (Yaumul Jam`i)
Yaumul Jam`i
adalah hari berkumpulnya seluruh manusia sejak zaman Nabi Adam sampai dengan
manusia akhir Zaman untuk di tanyakan seluruh amal perbuatannya selama hidup di
dunia.
6.Hari Berkumpul (Yaumul
Mahsyar)
Yaumul Mahsyar adalah hari saat
manusia di kumpulkan di padang rumput mahsyar.Padang Mahsyar adalh daratan yang
sangat luas tempat berkumpulnya manusia di akhirat sejak Nabi Adam sebagai
manusia yang pertama sampai manusia terakhir yang lahir ke dunia.
7. Hari Kebangkitan (Yaumul
Ba`ats)
Yaumul Ba`ats adalah hari saat
manusia di bangkitan dari kuburnya.Mahsyar adalah padang yang luas tempat
berkumpulnya manusia setelah Yaumul Ba`ats.
8. Hari Perhitungan (Yaumul
Hisab )
Yaumul Hisab adalah hari saat
datangnya perhitungan dari Allah SWT terhadap amal perbuatan manusia selama
hidupnya.Perbuatan manusia akan di tanyakan oleh allah ,yang baik maupun yang
buruk ,di perlihat kan semua
.9. Hari pertimbangan amal
(Yaumul Mizan)
Yaumul Mizan adalah hari
diadakannya timbangan amal perbuatan yang telah di lakukan manusia selama hidup
di dunia.Tidak ada suatu amalpun yang terlewatkan .Semua akan di berikan
balasan yang setimpal.
10.Hari Pembalasan (Yaumul Jaza
)
Hari kiamat adalah hari
pembalasan seluruh amal perbuatan manusia .Balasan yang akan di berikan Allah
SWT sangat tergantung pada jenis amal yang telah di lakukan selama hidup di
dunia.Jika amalnya baik,maka balasannnya berupa pahala dan surga,Sedangkan jika
amalnya buruk,maka balasannya adalah siksa neraka.
11. Hari yang menentukan
(As-Sa`ah)
Hari kiamat adalah hari yang
tepat dan menentukan.Terjadinya kiamat merupakan saat yang telah di rancang dan
ditentukan secara akurat.Tidak akan ada kesalahan,tidak akan di mundurkan atau
di majukan.Saat terjadinya telah ditentukan menurut kehendak Allah yang
mengusai alam ini.
12. Hari pembalasan Agama
(Yaumul Diin)
Hari kiamat adalah hari
pembalasan Agama.Artinya amal perbuatan yang berkaitan dengan pengamalan
agamanya akan di pertangunggjawabkan pada hari tersebut.Termasuk amal shalat,puasa
,haji,zakat,shadaqah dan
Tanda Tanda Kiamat Kecil
Diantara tanda tanda Kiamat Kecil ialah terjadi banyak
fitnah, pembunuhan merajalela, manusia di zaman itu suka berbuat keji dan
kemungkaran seperti zina, ber mabuk mabukan, judi, mereka tidak malu berbuat
keji bahkan bangga jika perbuatannya itu dilakukan secara terang-terangan.
Sehingga, orang yang berpegang teguh pada agamanya diumpamakan seperti
menggenggam bara api di tangannya. Selain itu tanda-tanda kiamat kecil adalah
dicabutnya ilmu agama, jumlah wanita melebihi jumah pria, banyak orang yang
suka memakai sutera dan perabotan dari emas, munculnya para dai yang
menyesatkan, para pemimpin yang menyimpang, amanat disia-siakan dengan
diserahkan kepada orang yang bukan berpengalaman. Demikian pula, di zaman itu
akan jarang turun hujan, sering terjadi bencana, gempa, banjir, gunung meletus.
harga-harga barang akan naik tajam, kaum perempuan keluar dengan berpakaian
tapi pada hakikatnya tidak menutupi tubuhnya. Tanda-tanda kiamat kecil yang lain
ialah terjadi perang antara Yahudi dan Islam. Akhirnya kaum muslimin membunuh
mereka sampai akhirnya orang-orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan
pepohonan, lalu pohon atau batu tersebut berbicara, “Wahai orang muslim, wahai
hamba Allah! Ini orang Yahudi di belakangku. Kemari, bunuh dia!” Kecuali pohon
Gharqad, karena sesungguhnya pohon Gharqad termasuk pohon orang Yahudi. Di masa
itu waktu akan berjalan sangat cepat, sehingga setahun seperti sebulan, sebulan
seakan-akan hanya satu jam, dan satu jam hanya seperti bara api yang membakar
dengan cepat. Dan diantara tanda-tanda kiamat kecil yang lain adalah banyak
orang yang menyia-nyiakan sholat, menuruti hawa nafsunya sendiri, orang
pembohong dibenarkan dan diikuti, orang jujur dianggap pendusta, orang yang
suka berkhianat dianggap dapat dipercaya, orang yang bisa dipercaya dianggap
berkhianat. Alquran akan hilang. Yang tersisa hanyalah tulisannya akan tetapi
tidak banyak yang membaca dan mengamalkannya.
Tanda Tanda Kiamat Besar
Tanda Tanda Kiamat Besar
Diriwayatkan
dari Sahabat Hudzaifah bin Usaid Al Ghifari ia berkata: Rasulullah SAW
memperhatikan kami sewaktu kami sedang berbincang. Beliau bertanya, Apa yang
sedang kalian perbincangkan? Mereka menjawab, Kami berbincang tentang hari
kiamat. Beliau bersabda, Sesungguhnya kiamat tidak akan terjadi sehingga kamu
melihat 10 tanda. Lalu beliau menyebut asap, Dajjal, binatang, terbitnya
matahari dari tempat tenggelamnya (Barat), turunnya Nabi Isa, Ya'juj dan
Ma'juj, tiga longsor besar, longsor di Timur, longsor di Barat, dan longsor di semenanjung
Arab. Yang terakhir adalah keluarnya api yang keluar dari Yaman yang akan
menggiring manusia ke tempat mahsyar mereka. (HR. Muslim)
Munculnya Dajjal
Dajjal adalah seorang manusia dari
anak cucu Nabi Adam. Dia akan muncul di akhir zaman dan akan mengaku sebagai
Tuhan. Dia keluar dari Timur dari Khurasan (sekarang Iran). Lalu ia berjalan di
muka bumi, ia tidak akan meninggalkan satu negeri kecuali ia memasukinya,
kecuali Masjidil Aqsha, Tursina, Makkah dan Madinah, ia tidak bisa memasukinya
karena para malaikat menjaganya. Munculnya Dajjal adalah fitnah yang sangat
besar bagi kaum muslimin. Dalam sebuah hadits shohih dikatakan bahwa bersamanya
ada surga dan neraka. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Dan
sesungguhnya bersamanya ada gunung roti, sungai air. Dia mampu menyuruh langit
(untuk menurunkan hujan) maka turunlah hujan. Menyuruh bumi (untuk menumbuhkan
tumbuhan) maka tumbuhlah tumbuhan. Perbendaharan bumi mengikutinya. Dia bisa
melewati bumi dengan sangat cepat. Dajjal akan menetap di bumi selama empat
puluh hari. Namun Satu hari di masa itu bagaikan setahun, kemudian satu hari
selanjutnya seperti satu bulan, satu hari setelahnya seperti satu Jum’at, dan
setelahnya akan seperti hari-hari biasa. Lalu ia akan dibunuh oleh Sayyidina
Isa bin Maryam di sisi pintu ludd di Palestina.
Ciri-Ciri Dajjal
Junjungan kita Nabi Muhammad SAW menjelaskan kepada kita mengenai sifat-sifatnya agar kita berhati-hati dari fitnahnya. Beliau menerangkan bahwa dajjal adalah seorang laki-laki, muda, berkulit merah, buta sebelah matanya, tidak punya anak, tertulis di antara kedua matanya 'kafir' yang bisa dibaca setiap muslim.
Junjungan kita Nabi Muhammad SAW menjelaskan kepada kita mengenai sifat-sifatnya agar kita berhati-hati dari fitnahnya. Beliau menerangkan bahwa dajjal adalah seorang laki-laki, muda, berkulit merah, buta sebelah matanya, tidak punya anak, tertulis di antara kedua matanya 'kafir' yang bisa dibaca setiap muslim.
Dari Ubadah bin Shomit ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki pendek,
berkaki bengkok, keriting, buta sebelah mata, terhapus mata, tidak menonjol dan
tidak bermata cekung. Jika disamarkan kepadamu, maka ketahuilah bahwa Tuhanmu
Subhanahu wa Ta'ala tidak buta sebelah matanya. (HR. Ahmad) . Beliau bersabda:
Selain Dajjal yang lebih saya khawatirkan atas diri kalian. Apabila dia muncul
sedangkan saya masih ada di antara kalian, maka sayalah yang akan mematahkan
hujjahnya untuk membela kalian. Apabila dia muncul dan saya sudah tidak ada di
antara kalian, maka tiap-tiap orang membela dirinya sendiri. Allah yang
menggantikan diriku atas setiap orang muslim. Dajjal adalah pemuda yang
berambut keriting, matanya sayu, seakan-akan saya menyamakannya dengan Abdul
Uzza bin Qathan (seseorang yang binasa pada masa jahiliyah). Barangsiapa
bertemu dengannya, maka bacakan kepadanya bagian pembukaan surat Al-Kahfi. Dia
muncul di daerah antara Syiria dan Irak. Dia membuat banyak kerusakan di kanan
dan di kiri. Wahai hamba-hamba Allah! Tetaplah (pada keimanan dan janganlah
melenceng darinya).” Kami bertanya, “Wahai Rasulullah! Berapa lama dia berada
di muka bumi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Empat puluh
hari. Yang sehari bagaikan setahun. Sehari lagi bagaikan sebulan. Dan sehari
lagi bagaikan sepekan. Sedangkan hari-hari lainnya seperti hari-hari biasa.”
Kami kembali bertanya, “Wahai
Rasulullah! Pada sehari yang bagaikan setahun, cukupkah bagi kami melakukan
shalat untuk sehari dalam hari tersebut?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab, “Tidak. Perkirakanlah kadar waktunya.” Kami bertanya lagi, “Wahai
Rasulullah! Seperti apakah kecepatan Dajjal di bumi?”
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab, “Bagaikan mendung yang ditiup angin. Dia mendatangi suatu kaum, lalu
dia mengajak kaum tersebut, kemudian mereka beriman kepadanya dan menerimanya.
Lantas dia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, maka langit pun
menurunkan hujan. Dia memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tanaman, lantas
bumi pun menumbuhkan tanamannya, sehingga binatang-binatang ternak mereka
kembali di penghujung siang dalam keadaan yang sangat baik, punuknya besar,
serta gemuk dan kenyang.
Kemudian dia mendatangi kaum lain,
lalu dia mengajak kaum tersebut, dan ternyata kaum ini menolaknya (mereka masih
teguh dengan ketauhidannya), lantas dia berpaling dari kaum tersebut, lantas
mereka mengalami paceklik (tidak ada hujan turun di wilayah mereka dan
rerumputan menjadi kering). Tidak ada harta apa pun di tangan mereka dan mereka
berjalan melewati reruntuhan, kemudian Dajjal berkata pada reruntuhan tersebut,
‘Keluarkanlah harta pendamanmu,’ maka harta pendaman reruntuhan tersebut
mengikutinya sebagaimana ratu lebah. Selanjutnya Dajjal memanggil seorang
pemuda kekar, lalu dia membelahnya dengan pedang menjadi dua bagian yang
terpisah jauh sejauh lemparan, kemudian dia memanggilnya lagi, lantas potongan
tubuh itu menghadap dengan wajah yang berseri-seri sambil tertawa.
Dalam kondisi yang demikian,
selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus Nabi Isa Al-Masih bin Maryam.
Beliau turun di menara putih sebelah timur Damaskus, mengenakan dua pakaian
yang diwarnai, seraya meletakkan kedua telapak tangannya pada sayap dua
malaikat. Ketika beliau menundukkan kepalanya, keringat bercucuran bagaikan
permata. Orang kafir tidak mungkin mencium nafasnya kecuali langsung mati.
Nafas beliau sampai sejauh mata memandang. Kemudian Nabi Isa mencari Dajjal
sehingga beliau menemukannya di Bab Lud (nama tempat Syiria) lalu nabi Isa
membunuhnya. Selanjutnya Nabi Isa mendatangi kaum yang telah dilindungi oleh
Allah dari Dajjal, lalu beliau mengusap wajah-wajah mereka, beliau menjelaskan
kepada mereka derajat mereka di surga.
Dalam kondisi demikian, Allah
Subhanahu wa Ta'ala memberi wahyu kepada Nabi Isa ‘alaihissalam, ‘Sungguh, Aku
telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku. Tidak ada seorang pun yang mempunyai
kemampuan untuk memerangi mereka. Kumpulkanlah mereka ini ke bukit Tursina
(Jadikanlah bukit Tursina sebagai benteng).’ Selanjutnya Allah Subhanahu wa
Ta’ala mengirim Ya'juj Ma'juj. Mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat
yang tinggi.
Orang pertama di antara mereka
melewati danau Thabariyah, lalu mereka meminum airnya. Orang terakhir juga
melewatinya, lalu mereka berkata, 'Sungguh, tadi ada di danau ini banyak
airnya' Nabi Isa beserta sahabat-sahabatnya semakin kepepet, sehingga kepala
sapi bagi salah seorang di antara mereka lebih baik dari pada seratu dinar bagi
kalian semua hari ini (lantaran mereka sangat membutuhkan makanan), kemudian
Nabi Isa beserta sahabat-sahabatnya berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
(Mereka memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar gangguan Ya'juj Ma'juj
segera dihilangkan), lalu Allah mengirim cacing di dalam hidung unta dan kambing
pada leher-leher mereka. Lantas mereka pun mati sekaligus.
Kemudian Nabi Isa ‘alaihissalam
beserta sahabat-sahabatnya turun ke bumi. Ternyata mereka tidak menemukan
tempat sejengkal pun di muka bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk. Lantas Nabi
Isa beserta sahabat-sahabatnya memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,
kemudian Allah mengirimkan burung-burung semisal leher unta. Burung-burung itu
membawa bangkai Ya’juj Ma’juj lalu dilemparkan sesuai kehendak Allah Subhanahu
wa Ta’ala, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala mengirimkan hujan yang tidak
dapat ditahan oleh tanah keras dan gandum.
Kemudian bumi dicuci bersih sehingga
seperti kaca. Lalu dikatakan kepada bumi, ‘Tumbuhkanlah buah-buahmu dan
kembalikanlah berkahmu.’ Pada hari itu sekelompok orang memakan delima dan
mereka berteduh dengan kulitnya, air susu sangat diberkahi. Bahkan, seekor unta
yang hampir melahirkan mencukupi untuk sekelompok orang banyak. Seekor sapi
yang hampir melahirkan mencukupi untuk satu kabilah. Seekor kambing yanghampir
melahirkan mencukupi satu suku. Dalam kondisi demikian, tiba-tiba Allah
Subhanahu wa Ta'ala mengirimkan angin yang baik, lalu angin ini mengena mereka
di bawah ketiak mereka, sehingga ruh setiap orang mukmin dan muslim dicabut.
Yang masih tersisa tinggal orang-orang jahat. Orang-orang pun melakukan
hubungan seks sebagaimana keledai (artinya, lelaki dan perempuan melakukan
hubungan seks secara terang-terangan di hadapan banyak orang tanpa rasa malu
bagaikan keledai). Maka, dalam kondisi demikian datanglah hari kiamat. (HR.
Muslim)
Turunnya Nabi Isa bin Maryam
Setelah
Dajjal keluar dan berbuat kerusakan di muka bumi, Allah Subhanahu wa Ta’ala
akan menurunkan Nabi Isa bin Maryam. Beliau turun ke bumi di sisi menara putih
sebelah Timur Damaskus (Suriah), dia meletakkan kedua telapak tangannya di atas
sayap dua malaikat, lalu ia membunuh Dajjal, ia akan memerintah di bumi dengan
hukum Islam, di masa itu dunia akan tentram dan damai. Nabi Isa akan menetap di
bumi selama tujuh tahun dan kemudian ia meninggal dunia.
Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj
Ya'juj dan Ma'juj adalah dua umat
dari keturunan Nabi Adam. Mereka adalah laki-laki yang kuat, tak ada seorang
pun yang bisa melawannya. Keluarnya mereka termasuk salah satu tanda hari
kiamat yang besar. Mereka akan membuat kerusakan yang sangat besar di muka
bumi, kemudian Nabi Isa dan para sahabatnya berdoa untuk kebinasaan mereka,
maka mereka semuanya mati. Ya'juj dan Ma'juj merupakan kabilah dari keturunan
Yafits bin Nuh. Mereka akan muncul di akhir zaman setelah dinding penghalang
yang dibuat oleh Dzulqarnain jebol. Kemudian mereka membuat kerusakan di muka
bumi dengan berbagai macam tindakan yang keji. Saking banyaknya jumlah mereka,
mereka akan memakan makanan dan tanaman apa saja yang dijumpainya dan meminum
danau Thabariyah sampai seakan-akan tidak pernah ada airnya Hingga apabila
dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari
seluruh tempat yang tinggi. (QS. Al Anbiyaa' 96). Setelah turunnya Nabi
Isa dan para sahabatnya ke bumi, beliau berdoa kepada Allah. Lalu Allah
mengirim burung-burung yang membawa Ya'juj dan Ma'juj dan melemparkan mereka di
tempat yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kemudian Allah
mengirimkan hujan untuk membersihkan bumi. Lalu turunlah berkah di muka bumi,
nampaklah sayuran dan buah-buahan, dan terasa berkah pada tumbuhan dan hewan.
Tiga Peristiwa Terbenamnya Tanah
(Longsor)
Termasuk diantara tanda kiamat besar
adalah terjadinya longsor besar, yaitu longsor di Timur, longsor di Barat, dan
longsor di Semenanjung Arab.
Munculnya Kabut Asap
Munculnya kabut di akhir zaman termasuk tanda-tanda hari kiamat besar.
Maka tunggulah hari ketika langit
membawa kabut yang nyata. Yang meliputi manusia.Inilah azab yang pedih (QS. Ad
Dukhoon 10-11). Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda: Bersegeralah
beramal sholih (sebelum) enam perkara: terbitnya matahari dari tempat
tenggelamnya (sebelah Barat) atau kabut atau Dajjal atau binatang atau kematian
atau hari kiamat. (HR. Muslim)
Terbitnya Matahari Dari Barat
Terbitnya matahari dari sebelah
Barat termasuk salah satu tanda hari kiamat besar. Ia adalah tanda besar
pertama yang memberitahukan perubahan kondisi alam. Di antara dalil-dalil
keluarnya adalah sebagai berikut:
Tanda
Kiamat: Matahari Terbit dari Barat
|
Dari Abu Hurairoh, sesungguhnya
Rasulullah SAW bersabda, Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga terbit
matahari dari sebelah Barat. Apabila matahari telah terbit dari sebelah Barat
maka semua manusia akan beriman, pada hari itu: tidaklah bermanfaat lagi iman
seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum)
mengusahakan kebaikan dalam masa imannya (Muttafaq alaihi) Dari Abdullah bin
Amr ia berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya
pertama-tama tanda hari kiamat yang keluar adalah terbitnya matahari dari
sebelah Barat dan keluarnya binatang kepada manusia pada waktu dhuha. Apapun
juga dari keduanya yang lebih dulu dari yang lain, maka yang lain itu akan
menyusul dalam waktu dekat. (HR. Muslim)
Keluarnya Binatang Melata
Keluarnya binatang melata di akhir
zaman adalah salah satu tanda kiamat besar. Ia akan muncul dan memberi tanda
pada manusia di atas hidung mereka. Mengekang hidung orang kafir dan menerangi
wajah orang yang beriman. Di antara dalil-dalil keluarnya adalah:
Dan apabila perkataan telah jatuh
atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan
mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada
ayat-ayat Kami. (QS. An-Naml 82) . Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah
SAW bersabda: Jika telah keluar tiga perkara maka tidaklah bermanfaat lagi iman
seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum)
mengusahakan kebaikan dalam masa imannya: terbitnya matahari dari sebelah
Barat, Dajjal, dan binatang melata dari bumi. (HR. Muslim)
Keluarnya Api Yang Menggiring Manusia
Akan muncul api besar dari Yaman,
dan itu merupakan tanda-tanda kiamat yang besar dan tanda pertama yang
mengabarkan pada hari itu tentang terjadinya hari kiamat. Ia akan keluar dari
Yaman, kemudian tersebar di bumi dan menggiring manusia menuju padang mahsyar.
Dari Anas bin Malik, sesungguhnya Abdullah bin Salam ketika
masuk Islam, ia bertanya kepada Nabi tentang beberapa masalah. Di antaranya:
apakah pertama-tama tanda hari kiamat? Nabi menjawab, Adapun pertama-tama tanda
hari kiamat adalah adanya api yang menggiring manusia dari Timur ke Barat. ( HR.
Bukhari)
Gambaran hari kiamat menurut
Al- Qur’an
- Datangnya hari kiamat ditandai dengan tiupan sang sakala. ( Q.S.An- Naml : 87
- Bumi digoncangkan sekuat kuatnya hingga mengeluar kan isi yang dikandungnya (QS. Al- Zalzalah : 1 – 5)
- Gunung-gunung kemudian pecah berterbangan menjadi pasir (QS. Al- Haqqah : 14)
- Matahari di gulung, bintang-bintang berjatuhan dan laut meluap. (QS. Al- Infithor : 1 – 3)
- Manusia tidak dapat menolong manusia lainnya, bahkan seorang ayah terhadap anaknya sendiri. (QS. Lukman : 33)
Fungsi
Iman Kepada Hari Kiamat
- Menjadikan manusia bersikap hati-hati dalam hidup di dunia sehingga akan selalu taat kepada petunjuk-petunjuk agam dan membatasi diri terhadap kesenangan hidup di dunia.
- Berusaha menjadi manusia yang baik selama hidup di dunia, yakni berbakti kepada Allah swt, orang tua, dan berbuat baik terhadap sesama manusia.
- Menyadarkan manusia akan adanya hari akhir sebagai kehidupan yang hakiki bagi manusia.
- Menyadarkan manusia bahwa kehidupan di hari akhir adalah tujuan setiap manusia yang hidup di dunia.
- Mendorong manusia untuk memperbanyak amal sholeh dan meninggalkan segala larangan-larang-Nya.
Hikmah
Beriman Kepada Hari Akhir Hikmah beriman kepada hari akhir antara lain:
1. Niatnya akan selalu tertuju kepada
hal-hal yang baik saja.
2. Sikap dan perbuatannya lebih
bertanggung jawab.
3. Harapannya lebih luas dan lebih
panjang, karena setelah meninggal masih ada lagi kehidupan yang kekal.
4. Berpandangan bahwa kehidupan dunia
bukan segalanya.
5. Mengerti tujuan hidup yang
sebenarnya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar